Banasare merupakan nama desa di kawasan Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep. Di masa lampau, kawasan ini merupakan salah satu pusat pemerintahan Keraton Sumenep di abad 14. Wilayah yang dikenal dengan sebutan Keraton Banasare.
Secara historis, pusat pemerintahan di bumi "Song Ennep" ini memang berpindah-pindah. Namun, hampir tidak satupun meninggalkan bekas kecuali bangunan Keraton di Pajagalan. Bangunan yang saat ini menjadi rumah dinas kepala daerah atau bupati setempat. Keraton Banasare merupakan keraton tertua setelah Mandaraga, Bukabu, Baragung.
Seperti pendahulunya, lokasi pasti bangunan Keraton Banasare juga hingga kini masih misteri. Namun tidak seperti keraton-keraton sebelumnya, terdapat petunjuk-petunjuk penting yang bisa dijadikan acuan napak tilas keraton yang dibangun oleh Pangeran Secadiningrat I alias Agung Rawit (1358-1366) ini.
Secara historis, pusat pemerintahan di bumi "Song Ennep" ini memang berpindah-pindah. Namun, hampir tidak satupun meninggalkan bekas kecuali bangunan Keraton di Pajagalan. Bangunan yang saat ini menjadi rumah dinas kepala daerah atau bupati setempat. Keraton Banasare merupakan keraton tertua setelah Mandaraga, Bukabu, Baragung.
Seperti pendahulunya, lokasi pasti bangunan Keraton Banasare juga hingga kini masih misteri. Namun tidak seperti keraton-keraton sebelumnya, terdapat petunjuk-petunjuk penting yang bisa dijadikan acuan napak tilas keraton yang dibangun oleh Pangeran Secadiningrat I alias Agung Rawit (1358-1366) ini.